Klasifikasi, Jenis dan Nilai Berita

Klasifikasi, Jenis dan Nilai Berita
berita

Minggu, 03 April 2016

KLASIFIKASI, JENIS DAN NILAI BERITA
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester (UTS)
Pada Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah
Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam
Dosen Pengampu : Yoyoh Wafiroh, M.Ag



  
Disusun Oleh :
 Musawahi Ega Nugraha 
NIREM : 113.12.0024.15
   
SEKOLAH TINGGI ILMU DAKWAH (STID) SIRNARASA
Komplek Yayasan Pesantren Sirnarasa, Dsn. Ciceuri RT 10 / RW 05, Ds. Ciomas, Kec. Panjalu, Kab. Ciamis, Jawa Barat, Indonesia






KATA PENGANTAR


Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha Esa, kiranya pantaslah kami memanjatkan puji syukur atas segala nikmat yang telah diberikan kepada penulis, baik kesempatan maupun kesehatan, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah  ini dengan baik. Salam dan salawat selalu tercurah kepada junjungan kita baginda Rasulullah SAW, yang telah membawa manusia dari alam jahiliyah menuju alam yang berilmu seperti sekarang ini.
            Makalah yang telah kami buat berjudul 
Klasifikasi, Jenis dan Nilai Berita.
Makalah ini dapat hadir seperti sekarang ini tak lepas dari bantuan banyak pihak. Untuk itu sudah sepantasnyalah kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besar buat mereka yang telah berjasa membantu penulis selama proses pembuatan makalah ini dari awal hingga akhir.
            Namun kami menyadari bahwa makalah ini masih ada hal-hal yang belum sempurna dan luput dari perhatian penulis. Baik itu dari bahasa yang digunakan maupun dari teknik penyajiannya. Oleh karena itu, dengan segala kekurangan dan kerendahan hati, kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran dari para pembaca sekalian demi perbaikan makalah ini kedepannya.
            Akhirnya, besar harapan penulis agar kehadiran makalah ini dapat memberikan manfaat yang berarti untuk para pembaca. Dan yang terpenting adalah semoga dapat turut serta memajukan ilmu pengetahuan.

Sirnarasa, 3 April 2016

Penulis






DAFTAR ISI


Kata Pengantar .................................................................................... 2
Daftar Isi ............................................................................................. 3
BAB I PENDAHULUAN :
A.    Latar Belakang ........................................................................ 4
B.     Rumusan Masalah ................................................................... 4
C.     Tujuan Penulisan ..................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN :
A.    Pengertian Klasifikasi ............................................................. 5
B.     Pengertian Berita .................................................................... 5
C.     Klasifikasi Berita..................................................................... 5
D.    Jenis Berita ..............................................................................5
E.     Nilai Berita ..............................................................................6
BAB III PENUTUP :
A.    Kesimpulan ............................................................................. 8
B.     Saran ....................................................................................... 8
DAFTAR PUSTAKA .........................................................................9





BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Berita merupakan hal yang sangat penting dalam kehidupan di zaman sekarang ini. Hampir setiap hari kita mendapatkan berita-berita dari berbagai media massa, mulai dari surat kabar, radio, televisi sampai internet.
Oleh karena itu, materi tentang pengertian dan macam-macam berita perlu dibahas agar kita sebagai penikmat berita dapat mengolah berita dan menganalisis berita yang kita dapat dengan baik. Sehingga kita dapat mengetahui jenis berita apa saja yang telah kita terima.

B. Rumusan Masalah
            1. Apa Pengertian Klasifikasi ?
            2. Apa Pengertian Berita ?
            3. Apa Saja Klasifikasi Berita Itu?
            4. Seperti Apa Jenis Berita itu ?
            5. Apa Saja Nilai-Nilai Berita Itu ?

C. Tujuan Penulisan
            1. Memenuhi Tugas UTS Pada Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah
            2. Mengetahui Pengertian Klasifikasi
            3. Mengetahui Pengertian Berita
            4. Mengetahui Klasifikasi Berita
            5. Mengetahi Jenis Berita
            6. Mengetahui Nilai Berita





BAB II
PEMBAHASAN


A. Pengertian Klasifikasi
            Klasifikasi berasal dari bahasa inggris darikata “classification” dan kata ini berasal dari kata “to classy” yang berarti menggolongkan dan menempatkan benda-benda di suatu tempat.
Towa P. Hmakotrda dan J.N.B. Tairas (1995)
Mengatakan bahwa klasifikasi adalah pengelompokan yang sistematis daripada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama.

B. Pengertian Berita
            Pengertian berita menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.
Mochtar Lubis menyatakan bahwa berita adalah informasi yang baru, menarik perhatian, mempengaruhi orang banyak, dan mampu membangkitkan selera masyarakat untuk mengikutinya. 

C. Klasifikasi Berita
            Berita dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori: berita berat (hard news) dan berita ringan (soft news).

D. Jenis Berita
1.      Straight news report: laporan langsung mengenai suatu peristiwa.
2.      Depth news report
3.      Comprehensive news: laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek.
4.      Interpretative repor: penulis mencari fakta
5.      Feature story
6.      Depth reporting: pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal atau aktual.
7.      Investigative reporting
8.      Editorial writting: adalah pikiran sebuah institusi yang diuji di depan sidang 
pendapat umum. 

E. Nilai Berita
                Nilai-nilai berita diantaranya sebagai berikut:
1. Magnitude
Seberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang kenaikan harga 
BBM lebih luas pengaruhnya terhadap SELURUH masyarakat Indonesia ketimbang berita tentang gempa bumi di Jawa Tengah.
2. Significance 
Seberapa penting arti suatu peristiwa bagi khalayak
Contoh: Berita tentang wabah SARS lebih penting bagi khalayak; ketimbang berita tentang kenaikan harga BBM.
3. Actuality 
Yaitu tingkat aktualitas suatu peristiwa.
Berita tentang kampanye 
calon presiden sangat menarik jika dibaca pada tanggal 1 hingga 30 Juni 2004. Setelah itu, berita seperti ini akan menjadi sangat basi.
4. Proximity 
Yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak.
Contoh: Bagi 
warga Jawa Barat, berita tentang gempa bumi di Bandung lebih menarik ketimbang berita tentang gempa bumi di Surabaya.
5. Prominence, yaitu akrabnya peristiwa dengan khalayak. contoh: Berita-berita tentang Indonesian Idol lebih akrab bagi remaja Indonesia ketimbang berita-berita tentang Piala Thomas.
6. Kejelasan (clarity) tentang kejadiannya
7. Kejutan (surprise) 
8. Dampak (impact), berapa banyak manusia terkena dampaknya, seberapa luas, dan untuk berapa lama?
9. Konflik personal.
10. Human Interest ,yaitu kemampuan suatu peristiwa untuk menyentuh perasaan kemanusiaan khalayak. Contoh: Berita tentang nasib TKI Indonesia yang dianiaya di Malaysia, diminati khalayak, karena berita ini mengandung nilai human interesttinggi.
Bagian- bagian di atas tersusun secara terpadu dalam sebuah berita. Susunan yang paling sering di dengar ialah susunan piramida terbalik. Metode ini lebih menonjolkan inti berita saja. Atau dengan kata lain, lebih menekankan hal-hal yang umum terlebih dahulu baru ke hal khusus. Tujuannya adalah untuk memudahkan atau mempercepat pembaca dalam mengetahui apa yang diberitakan; juga untuk memudahkan para redaktur memotong bagian kurang atau tidak penting yang terletak di bagian paling bawah dari tubuh berita.
Dengan selalu mengedepankan unsur-unsur yang berupa fakta di tiap bagiannya, terutama pada tubuh berita. Dengan senantiasa meminimalkan aspek non factual yang pada kecenderungan akan menjadi sebuah opini.
Untuk itu, sebuah berita harus memuat “fakta” yang di dalamnya terkandung unsur-unsur 5W+1H. Hal ini senada dengan apa yang dimaksudkan oleh Lasswell, salah seorang pakar komunikasi.
Who – siapa yang terlibat di dalamnya?
What – apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?
Where – di mana terjadinya peristiwa itu?
Why – mengapa peristiwa itu terjadi?
When – kapan terjadinya?
How – bagaimana terjadinya?


           


BAB III
PENUTUP



A. Kesimpulan
            Pengertian berita menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat
Berita dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori: berita berat (hard news) dan berita ringan (soft news).
Jenis-jenis berita yaitu: Straight news report (laporan langsung mengenai suatu peristiwa), depth news report, comprehensive news (laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek), interpretative repor (penulis mencari fakta), feature story, depth reporting (pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal atau aktual), investigative reporting, editorial writting (adalah pikiran sebuah institusi yang diuji di depan sidang 
pendapat umum). 

B. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas dengan sumber-sumber yang lebih banyak yang tentunga dapat di pertanggung jawabkan.
            Untuk saran bisa berisi kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan.            




DAFTAR PUSTAKA


·         http://sahiracenter.blogspot.co.id


Tidak ada komentar:

Posting Komentar