KLASIFIKASI, JENIS DAN NILAI BERITA
MAKALAH
Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Ujian Tengah Semester (UTS)
Pada Mata Kuliah Jurnalisme Dakwah
Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam
Dosen Pengampu : Yoyoh Wafiroh, M.Ag
Disusun Oleh :
Musawahi Ega Nugraha
NIREM : 113.12.0024.15
SEKOLAH
TINGGI ILMU DAKWAH (STID) SIRNARASA
Komplek
Yayasan Pesantren Sirnarasa, Dsn. Ciceuri RT 10 / RW 05, Ds. Ciomas, Kec.
Panjalu, Kab. Ciamis, Jawa Barat, Indonesia
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Tuhan Yang Maha
Esa, kiranya pantaslah kami memanjatkan puji syukur atas segala nikmat yang
telah diberikan kepada penulis, baik kesempatan maupun kesehatan, sehingga
penulis dapat menyelesaikan makalah ini
dengan baik. Salam dan salawat selalu tercurah kepada junjungan kita baginda
Rasulullah SAW, yang telah membawa manusia dari alam jahiliyah menuju alam yang
berilmu seperti sekarang ini.
Makalah yang telah kami buat berjudul Klasifikasi, Jenis dan Nilai Berita.
Makalah yang telah kami buat berjudul Klasifikasi, Jenis dan Nilai Berita.
Makalah ini dapat hadir seperti
sekarang ini tak lepas dari bantuan banyak pihak. Untuk itu sudah
sepantasnyalah kami mengucapkan rasa terima kasih yang sebesar-besar buat
mereka yang telah berjasa membantu penulis selama proses pembuatan makalah ini
dari awal hingga akhir.
Namun kami menyadari bahwa makalah ini masih ada hal-hal yang belum sempurna dan luput dari perhatian penulis. Baik itu dari bahasa yang digunakan maupun dari teknik penyajiannya. Oleh karena itu, dengan segala kekurangan dan kerendahan hati, kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran dari para pembaca sekalian demi perbaikan makalah ini kedepannya.
Akhirnya, besar harapan penulis agar kehadiran makalah ini dapat memberikan manfaat yang berarti untuk para pembaca. Dan yang terpenting adalah semoga dapat turut serta memajukan ilmu pengetahuan.
Namun kami menyadari bahwa makalah ini masih ada hal-hal yang belum sempurna dan luput dari perhatian penulis. Baik itu dari bahasa yang digunakan maupun dari teknik penyajiannya. Oleh karena itu, dengan segala kekurangan dan kerendahan hati, kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran dari para pembaca sekalian demi perbaikan makalah ini kedepannya.
Akhirnya, besar harapan penulis agar kehadiran makalah ini dapat memberikan manfaat yang berarti untuk para pembaca. Dan yang terpenting adalah semoga dapat turut serta memajukan ilmu pengetahuan.
Sirnarasa, 3 April 2016
Penulis
DAFTAR ISI
Kata
Pengantar
....................................................................................
2
Daftar
Isi .............................................................................................
3
BAB
I PENDAHULUAN :
A.
Latar
Belakang ........................................................................
4
B.
Rumusan
Masalah ................................................................... 4
C.
Tujuan
Penulisan .....................................................................
4
BAB
II PEMBAHASAN :
A.
Pengertian
Klasifikasi ............................................................. 5
B.
Pengertian
Berita .................................................................... 5
C.
Klasifikasi
Berita..................................................................... 5
D.
Jenis
Berita ..............................................................................5
E.
Nilai
Berita
..............................................................................6
BAB
III PENUTUP :
A.
Kesimpulan
............................................................................. 8
B.
Saran
.......................................................................................
8
DAFTAR
PUSTAKA .........................................................................9
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Berita merupakan hal yang sangat penting
dalam kehidupan di zaman sekarang ini. Hampir setiap hari kita mendapatkan
berita-berita dari berbagai media massa, mulai dari surat kabar, radio,
televisi sampai internet.
Oleh karena itu, materi tentang pengertian dan
macam-macam berita perlu dibahas agar kita sebagai penikmat berita dapat
mengolah berita dan menganalisis berita yang kita dapat dengan baik. Sehingga
kita dapat mengetahui jenis berita apa saja yang telah kita terima.
B. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Klasifikasi ?
2.
Apa Pengertian Berita ?
3.
Apa Saja Klasifikasi Berita Itu?
4.
Seperti Apa Jenis Berita itu ?
5.
Apa Saja Nilai-Nilai Berita Itu ?
C. Tujuan Penulisan
1. Memenuhi Tugas UTS Pada Mata Kuliah
Jurnalisme Dakwah
2.
Mengetahui Pengertian Klasifikasi
3.
Mengetahui Pengertian Berita
4.
Mengetahui Klasifikasi Berita
5.
Mengetahi Jenis Berita
6.
Mengetahui Nilai Berita
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Klasifikasi
Klasifikasi berasal dari bahasa inggris darikata
“classification” dan kata ini berasal dari kata “to classy” yang berarti
menggolongkan dan menempatkan benda-benda di suatu tempat.
Towa P. Hmakotrda dan J.N.B. Tairas (1995)
Mengatakan bahwa klasifikasi adalah pengelompokan yang
sistematis daripada sejumlah obyek, gagasan, buku atau benda-benda lain ke
dalam kelas atau golongan tertentu berdasarkan ciri-ciri yang sama.
B. Pengertian Berita
Pengertian berita menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI)
adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.
Mochtar Lubis menyatakan bahwa berita adalah informasi yang
baru, menarik perhatian, mempengaruhi orang banyak, dan mampu membangkitkan
selera masyarakat untuk mengikutinya.
C. Klasifikasi Berita
Berita dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori: berita berat (hard news) dan berita ringan (soft news).
Berita dapat diklasifikasikan ke dalam dua kategori: berita berat (hard news) dan berita ringan (soft news).
D. Jenis
Berita
1.
Straight news
report: laporan langsung mengenai suatu peristiwa.
2.
Depth news
report
3.
Comprehensive
news: laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek.
4.
Interpretative
repor: penulis mencari fakta
5.
Feature story
6.
Depth reporting:
pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal
atau aktual.
7.
Investigative
reporting
8.
Editorial
writting: adalah pikiran sebuah institusi yang diuji di depan sidang
pendapat umum.
pendapat umum.
E. Nilai Berita
Nilai-nilai berita diantaranya sebagai berikut:
1. Magnitude
Seberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang kenaikan harga BBM lebih luas pengaruhnya terhadap SELURUH masyarakat Indonesia ketimbang berita tentang gempa bumi di Jawa Tengah.
2. Significance
Seberapa penting arti suatu peristiwa bagi khalayak
Contoh: Berita tentang wabah SARS lebih penting bagi khalayak; ketimbang berita tentang kenaikan harga BBM.
3. Actuality
Yaitu tingkat aktualitas suatu peristiwa.
Berita tentang kampanye calon presiden sangat menarik jika dibaca pada tanggal 1 hingga 30 Juni 2004. Setelah itu, berita seperti ini akan menjadi sangat basi.
4. Proximity
Yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak.
Contoh: Bagi warga Jawa Barat, berita tentang gempa bumi di Bandung lebih menarik ketimbang berita tentang gempa bumi di Surabaya.
5. Prominence, yaitu akrabnya peristiwa dengan khalayak. contoh: Berita-berita tentang Indonesian Idol lebih akrab bagi remaja Indonesia ketimbang berita-berita tentang Piala Thomas.
6. Kejelasan (clarity) tentang kejadiannya
7. Kejutan (surprise)
8. Dampak (impact), berapa banyak manusia terkena dampaknya, seberapa luas, dan untuk berapa lama?
9. Konflik personal.
10. Human Interest ,yaitu kemampuan suatu peristiwa untuk menyentuh perasaan kemanusiaan khalayak. Contoh: Berita tentang nasib TKI Indonesia yang dianiaya di Malaysia, diminati khalayak, karena berita ini mengandung nilai human interesttinggi.
1. Magnitude
Seberapa luas pengaruh suatu peristiwa bagi khalayak. Contoh: Berita tentang kenaikan harga BBM lebih luas pengaruhnya terhadap SELURUH masyarakat Indonesia ketimbang berita tentang gempa bumi di Jawa Tengah.
2. Significance
Seberapa penting arti suatu peristiwa bagi khalayak
Contoh: Berita tentang wabah SARS lebih penting bagi khalayak; ketimbang berita tentang kenaikan harga BBM.
3. Actuality
Yaitu tingkat aktualitas suatu peristiwa.
Berita tentang kampanye calon presiden sangat menarik jika dibaca pada tanggal 1 hingga 30 Juni 2004. Setelah itu, berita seperti ini akan menjadi sangat basi.
4. Proximity
Yaitu kedekatan peristiwa terhadap khalayak.
Contoh: Bagi warga Jawa Barat, berita tentang gempa bumi di Bandung lebih menarik ketimbang berita tentang gempa bumi di Surabaya.
5. Prominence, yaitu akrabnya peristiwa dengan khalayak. contoh: Berita-berita tentang Indonesian Idol lebih akrab bagi remaja Indonesia ketimbang berita-berita tentang Piala Thomas.
6. Kejelasan (clarity) tentang kejadiannya
7. Kejutan (surprise)
8. Dampak (impact), berapa banyak manusia terkena dampaknya, seberapa luas, dan untuk berapa lama?
9. Konflik personal.
10. Human Interest ,yaitu kemampuan suatu peristiwa untuk menyentuh perasaan kemanusiaan khalayak. Contoh: Berita tentang nasib TKI Indonesia yang dianiaya di Malaysia, diminati khalayak, karena berita ini mengandung nilai human interesttinggi.
Bagian- bagian di atas tersusun secara
terpadu dalam sebuah berita. Susunan yang paling sering di dengar ialah susunan
piramida terbalik. Metode ini lebih menonjolkan inti berita saja. Atau dengan
kata lain, lebih menekankan hal-hal yang umum terlebih dahulu baru ke hal
khusus. Tujuannya adalah untuk memudahkan atau mempercepat pembaca dalam
mengetahui apa yang diberitakan; juga untuk memudahkan para redaktur memotong
bagian kurang atau tidak penting yang terletak di bagian paling bawah dari
tubuh berita.
Dengan selalu mengedepankan unsur-unsur
yang berupa fakta di tiap bagiannya, terutama pada tubuh berita. Dengan
senantiasa meminimalkan aspek non factual yang pada kecenderungan akan menjadi
sebuah opini.
Untuk itu, sebuah berita harus memuat “fakta” yang di
dalamnya terkandung unsur-unsur 5W+1H. Hal ini senada dengan apa yang
dimaksudkan oleh Lasswell, salah seorang pakar komunikasi.
Who – siapa yang terlibat di dalamnya?
What – apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?
Where – di mana terjadinya peristiwa itu?
Why – mengapa peristiwa itu terjadi?
When – kapan terjadinya?
How – bagaimana terjadinya?
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pengertian berita menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia (KBBI)
adalah cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat
Berita dapat diklasifikasikan ke
dalam dua kategori: berita berat (hard news) dan berita ringan (soft news).
Jenis-jenis
berita yaitu: Straight news report (laporan langsung mengenai
suatu peristiwa), depth news report, comprehensive
news (laporan tentang fakta yang bersifat menyeluruh ditinjau dari berbagai aspek), interpretative
repor (penulis mencari fakta), feature story, depth
reporting (pelaporan jurnalistik yang bersifat mendalam, tajam, lengkap dan utuh tentang suatu peristiwa fenomenal
atau aktual), investigative reporting, editorial writting (adalah
pikiran sebuah institusi yang diuji di depan sidang
pendapat umum).
pendapat umum).
Nilai-nilai
berita diantaranya adalah :
Magnitude, significance, actuality, roximity, prominence, kejelasan (clarity), kejutan (surprise), dampak (impact), konflik personal, dan human Interes.
Magnitude, significance, actuality, roximity, prominence, kejelasan (clarity), kejutan (surprise), dampak (impact), konflik personal, dan human Interes.
B. Saran
Menyadari bahwa penulis masih jauh dari kata sempurna, kedepannya
penulis akan lebih fokus dan details dalam menjelaskan tentang makalah di atas
dengan sumber-sumber yang lebih banyak yang tentunga dapat di pertanggung
jawabkan.
Untuk saran bisa berisi kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan.
Untuk saran bisa berisi kritik atau saran terhadap penulisan juga bisa untuk menanggapi terhadap kesimpulan dari bahasan makalah yang telah di jelaskan.
DAFTAR PUSTAKA
·
http://sahiracenter.blogspot.co.id

Tidak ada komentar:
Posting Komentar